Yehsumbul, 7 Juli 2026 – Pemerintah Desa Yehsumbul
menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kapasitas Kader Pembangunan Manusia
(KPM) pada Selasa (7/7/2026) bertempat di Aula Kantor Desa Yehsumbul.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Tim Pendamping Desa Kecamatan Mendoyo yang
terdiri dari Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD), serta
diikuti oleh dua orang Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan satu orang admin
desa.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian dan dukungan
penuh dari Pemerintah Desa. Turut hadir dan menyaksikan jalannya kegiatan Kepala
Desa Yehsumbul, Sekretaris Desa, serta petugas Penyuluh Lapangan
Keluarga Berencana (PLKB). Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut
menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk
mendukung percepatan penanggulangan stunting di Desa Yehsumbul.
Pelaksanaan penguatan kapasitas ini
dilatarbelakangi oleh masih rendahnya Skor Konvergensi Penanggulangan
Stunting Desa Yehsumbul pada Triwulan I dan Triwulan II Tahun 2026
berdasarkan data yang dihimpun melalui aplikasi eHDW (Human Development
Worker). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rendahnya capaian tersebut bukan
semata-mata disebabkan oleh belum optimalnya pelaksanaan layanan, tetapi juga
karena proses penginputan data sasaran dan pembaruan capaian layanan yang belum
dilakukan secara maksimal.
Berdasarkan hasil pendampingan di lapangan, masih
ditemukan beberapa kendala, di antaranya KPM belum sepenuhnya memahami tata
cara penginputan data sasaran dan pembaruan layanan pada aplikasi eHDW, belum
rutin melakukan pembaruan data setiap bulan, serta belum optimalnya monitoring
terhadap data capaian layanan yang secara teknis dilakukan bersama admin desa.
Melalui kegiatan ini, peserta kembali diberikan pemahaman mengenai tata cara penginputan data sasaran secara benar sesuai dengan jumlah sasaran pada setiap layanan Posyandu, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, remaja, hingga calon pengantin. Selain itu, peserta juga diberikan penjelasan mengenai pentingnya melakukan pembaruan data layanan secara rutin setiap bulan agar data yang tersaji pada aplikasi eHDW benar-benar mencerminkan kondisi pelayanan di lapangan.
Dalam sesi penguatan juga ditekankan pentingnya
peran admin desa sebagai verifikator data. Admin desa memiliki tanggung
jawab untuk memantau progres penginputan, memastikan validitas data yang
dimasukkan oleh KPM, serta memberikan pendampingan apabila ditemukan
ketidaksesuaian data. Dengan demikian, sinergi antara KPM dan admin desa
menjadi salah satu kunci dalam menghasilkan data yang akurat, lengkap, dan
dapat dipertanggungjawabkan.
Selain penguatan aspek teknis penginputan data,
kegiatan ini juga menekankan pentingnya sinkronisasi data antar seluruh
pihak yang terlibat dalam percepatan penanggulangan stunting, seperti KPM,
bidan desa, petugas PLKB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), Tim Percepatan
Penurunan Stunting (TPPS), kader Posyandu, serta pemerintah desa. Kesamaan data
dan persepsi menjadi fondasi penting agar setiap program dan intervensi yang
dilaksanakan benar-benar mengacu pada kondisi riil di lapangan.
Sebagai upaya menjaga kualitas data dan memperkuat
koordinasi lintas sektor, disarankan agar pemerintah desa secara rutin
menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) atau rapat koordinasi
setiap bulan maupun setiap triwulan. Forum tersebut dapat dimanfaatkan sebagai
wadah untuk melakukan validasi dan sinkronisasi data, mengevaluasi capaian
layanan, mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi, serta menyusun
langkah-langkah tindak lanjut secara bersama-sama. Melalui forum koordinasi
yang berkelanjutan, diharapkan tercipta sinergi yang kuat, kesamaan persepsi
antar pelaksana program, serta peningkatan kualitas data sebagai dasar
pengambilan keputusan.
Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan pelaporan,
data yang dihasilkan melalui aplikasi eHDW diharapkan mampu menjadi dasar dalam
penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan desa yang berbasis data. Hasil
analisis data perlu ditindaklanjuti melalui diskusi bersama seluruh pemangku
kepentingan sehingga menghasilkan rekomendasi program dan kegiatan yang dapat
direncanakan, dianggarkan, dan dilaksanakan secara tepat sasaran sesuai
kebutuhan masyarakat.
Setiap capaian program juga perlu dievaluasi secara
berkala guna memastikan bahwa seluruh kegiatan dan anggaran yang telah
dialokasikan benar-benar memberikan manfaat kepada kelompok sasaran. Evaluasi
yang berkesinambungan akan memperkuat kualitas pelayanan, meningkatkan
efektivitas intervensi, serta mendorong peningkatan skor konvergensi
penanggulangan stunting Desa Yehsumbul pada triwulan-triwulan berikutnya.
Melalui kegiatan penguatan kapasitas ini,
diharapkan KPM, admin desa, dan seluruh unsur yang terlibat semakin memahami
pentingnya pengelolaan data yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Data
yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan perencanaan
pembangunan desa yang berbasis bukti (evidence-based planning), sehingga
upaya percepatan penanggulangan stunting dapat dilaksanakan secara lebih
efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas
kesehatan masyarakat Desa Yehsumbul.
Penulis
Ni
Wayan Eka Weliantari
Pendamping
Desa Kecamatan Mendoyo

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar