nn

Selamat datang di Blog Media Informasi TPP Kecamatan Mendoyo! Jangan lupa tinggalkan komentar.

Selasa, 19 Mei 2026

Melalui FGD, Desa Pergung Susun Strategi Baru Cegah dan Tangani Stunting





                Pada hari Senin, tanggal 20 Mei 2026, telah dilaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Desa Pergung. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua posyandu dari masing-masing banjar, TPK, KPM, bidan desa, PLKB, kepala PAUD, pendamping desa, pendamping lokal desa, serta perangkat desa.

Dalam kegiatan FGD tersebut, terdapat beberapa hal yang dibahas, di antaranya membahas berbagai permasalahan yang terdapat di masing-masing posyandu dan PAUD, menyusun strategi baru dalam pelaksanaan kunjungan ke posyandu maupun kunjungan rumah, serta membahas variasi PMT (Pemberian Makanan Tambahan). Selain itu, dilakukan juga evaluasi terhadap PMT maupun vitamin yang telah diberikan kepada masyarakat, guna mengetahui apakah penyalurannya sudah tepat sasaran atau masih perlu ditingkatkan.

Adapun beberapa usulan yang telah dirangkum dalam kegiatan FGD ini nantinya akan dibawa dan dibahas lebih lanjut dalam kegiatan rembug stunting yang akan dilaksanakan berikutnya, sebagai upaya bersama dalam meningkatkan pelayanan dan penanganan stunting di Desa Pergung.








Penulis
Ni Putu Ermawati
PLD Mendoyo

Sinergi Ekonomi Desa: Rapat Rutin Forum BUMDesa Kecamatan Mendoyo Digelar di Yehembang Kangin



Dalam upaya terus mendorong kemandirian ekonomi desa dan memperkuat sinergi antarlembaga, Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) se-Kecamatan Mendoyo kembali menggelar rapat koordinasi. Kali ini, suasana sejuk dan asri Desa Yehembang Kangin menjadi tuan rumah bagi pelaksanaan agenda strategis tersebut pada Selasa, 19 Mei 2026 yang di Mulai tepat pukul 10.00 wita


Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pengurus BUMDesa untuk saling bertukar pikiran, berbagi inovasi, dan mempererat tali silaturahmi demi kemajuan ekonomi di Kecamatan Mendoyo.

Salam pembukanya adalah Pengembangan Unit Usaha Air oleh Perbekel Yehembang Kangin

Acara dibuka dengan sambutan hangat sekaligus inspiratif dari Bapak Perbekel Desa Yehembang Kangin. Dalam arahannya, beliau memaparkan berbagai potensi ekonomi yang terus digali oleh desa. Secara khusus, Bapak Perbekel menyoroti pentingnya tata kelola dan optimalisasi Unit Usaha Air Bersih yang dikelola oleh BUMDesa setempat.

Beliau menekankan bahwa pengelolaan unit usaha air bukan sekadar soal meraup keuntungan atau meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), melainkan juga wujud nyata kehadiran desa dalam menjamin ketersediaan layanan kebutuhan dasar yang berkualitas dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemaparan ini memantik antusiasme para peserta rapat untuk turut mengevaluasi dan mengembangkan potensi sumber daya alam di desa masing-masing.

Dalam sambutan kedua, dari TA (Tenaga Ahli Pembanguan Ekonomi Desa) ibu Ni Luh Surty Wahyuni, menitikberatkan bahwa BUMDesa harus berfikir berapa banyak yang bisa direktur berikan ke desa, jangan sampai berapa yang BUMDesa dapatakan dr penyerahan modal BUMDesa.

Diskusi Terarah di Bawah Pimpinan Ketua Forum

Setelah sambutan pembuka yang memotivasi dari tuan rumah, tongkat estafet acara diserahkan kepada Ketua Forum BUMDesa Kecamatan Mendoyo, yang berasal dari Desa Yehembang Beliau memimpin jalannya rapat utama dengan interaktif dan terarah.

Dalam sesi diskusi ini, berbagai agenda penting dibahas secara mendalam, antara lain:

Penguatan Kelembagaan: Evaluasi dan peningkatan kapasitas tata kelola BUMDesa di masing-masing desa.

Peluang Kolaborasi: Penjajakan kerja sama antardesa di Kecamatan Mendoyo agar BUMDesa tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan membentuk jaringan ekonomi yang kuat.

Problem Solving: Berbagi pengalaman dan mencari solusi bersama atas kendala-kendala operasional yang kerap dihadapi pengurus BUMDesa di lapangan.

Kolaborasi antara BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa) dengan KDMP, merupakan langkah yang sangat strategis. Sinergi ini mempertemukan dua kekuatan: BUMDesa sebagai lembaga ekonomi resmi desa, dan KDMP sebagai kelompok basis masyarakat yang bergerak di sektor produktif (pertanian, peternakan, atau ketahanan pangan).

Pertemuan di Desa Yehembang Kangin ini diharapkan tidak hanya berakhir sebagai rutinitas administratif, melainkan menjadi batu loncatan lahirnya inovasi-inovasi baru. Dengan mencontoh semangat pengembangan unit usaha air dan memperkuat jejaring antar-BUMDesa, cita-cita untuk mewujudkan desa-desa di Kecamatan Mendoyo yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera akan semakin cepat terwujud.

Zaim PDP kec. Melaya
One attachment  •  Scanned by Gmail

Minggu, 03 Mei 2026

“Dorong Digitalisasi Desa, Pendampingan Pembuatan Blog Digelar di Mendoyo Dangin Tukad”

 

Kegiatan pendampingan pembuatan blog desa telah dilaksanakan pada hari Senin, 4 Mei 2026, bertempat di Desa Mendoyo Dangin Tukad. Kegiatan ini difasilitasi oleh pendamping desa sebagai upaya meningkatkan kapasitas operator desa dalam pengelolaan media informasi berbasis digital.

Pendampingan difokuskan kepada operator desa dengan materi utama berupa pengenalan platform blog, tata cara pembuatan akun, pengelolaan tampilan, hingga teknik penulisan dan publikasi konten. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya blog desa sebagai sarana transparansi informasi, publikasi kegiatan, serta promosi potensi desa kepada masyarakat luas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan operator desa mampu secara mandiri mengelola blog desa secara berkelanjutan, sehingga berbagai informasi pembangunan, kegiatan masyarakat, dan potensi lokal dapat terdokumentasi dan terpublikasikan dengan baik. Pendampingan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung digitalisasi desa dan peningkatan pelayanan informasi kepada masyarakat.


Penulis

Ni Wayan Eka Weliantari
Pendamping Desa Kecamatan Mendoyo


Kamis, 30 April 2026

Rakor TPP Kabupaten Jembrana: Perkuat Kolaborasi, Tingkatkan Kualitas Pendampingan Desa

Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Jembrana telah  dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026, dengan tema “Penguatan Kolaborasi antar Tenaga Pendamping.” Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi serta meningkatkan kapasitas seluruh unsur pendamping desa se-Kabupaten Jembrana dalam menjalankan tugasnya.

Rakor dihadiri oleh seluruh jajaran pendamping, mulai dari Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD), hingga Tenaga Ahli (TA). Turut hadir Koordinator TPP P3MD Provinsi Bali bersama Tenaga Ahli P3MD Provinsi Bali yang memberikan penguatan serta arahan strategis terkait peran dan tantangan pendampingan, baik saat ini maupun ke depan.

Koordinator TA Kabupaten Jembrana, Bapak Soeprijono, ST, dalam arahannya menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang solid antar pendamping desa. Menurutnya, sinergi yang kuat akan mampu memperkuat fungsi pendampingan sehingga lebih efektif dalam mendukung pembangunan desa.

Sementara itu, Koordinator TPP P3MD Provinsi Bali, Bapak Jero Kadek Suardika, menyampaikan bahwa seorang pendamping desa wajib menguasai empat pilar utama dalam pendampingan, yaitu ilmu fasilitasi, edukasi, mediasi, dan advokasi. Penguasaan keempat aspek tersebut menjadi kunci agar kehadiran pendamping benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pemerintah desa.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penguatan dan penyegaran terkait pemantauan progres program prioritas desa, seperti penanganan stunting melalui aplikasi eHDW serta capaian SDGs Desa melalui aplikasi SDGs Desa oleh Bapak Adi Parmadi selaku TA P3MD Provinsi Bai yang juga sebagai Pic Media Provinsi Bali. Selain itu, disampaikan pula kesiapan pelaksanaan kegiatan pemutakhiran Indeks Desa yang akan segera dilaksanakan di tingkat desa. Ditegaskan pula pentingnya data yang akurat dan mutakhir dalam mendukung pengambilan kebijakan. Ia juga mengingatkan bahwa capaian yang masih rendah harus segera diidentifikasi kendalanya untuk kemudian dicarikan solusi yang tepat dan terukur.

Tidak hanya itu, rakor ini juga menyoroti pentingnya penguatan media komunikasi dan informasi desa sebagai sarana publikasi berbagai kegiatan dan capaian pembangunan desa. Dokumentasi dalam bentuk video menjadi salah satu media yang didorong untuk dikembangkan, termasuk pembuatan video vlog oleh pendamping desa sebagai bukti eksistensi serta peran aktif dalam mendampingi pengelolaan dana desa, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban.

Melalui pelaksanaan rakor ini, diharapkan mampu memperkuat jalinan kebersamaan antar pendamping, meningkatkan kapasitas, serta mengoptimalkan fungsi pendampingan desa demi terwujudnya pembangunan desa yang lebih maju, transparan, dan berkelanjutan.


Penulis

Ni Wayan Eka Weliantari
Pendamping Desa Kecamatan Mendoyo

Selasa, 28 April 2026

Rapat Koordinasi TPP Kecamatan Mendoyo Bahas Progres Program Desa


Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Mendoyo digelar pada Selasa, 30 April 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini berlangsung di Warung Cinta, Lapangan Pergung, Kecamatan Mendoyo.

Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh TPP Kecamatan Mendoyo yang terdiri dari Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD), serta turut dihadiri oleh Tenaga Ahli (TA) Kabupaten. Kehadiran TA Kabupaten bertujuan untuk memberikan arahan serta informasi program yang sedang dan akan dilaksanakan.

Dalam rapat ini, peserta membahas berbagai agenda penting, di antaranya pelaksanaan kegiatan pada bulan berjalan, progres pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pelaksanaan evaluasi kinerja (evkin) PD dan PLD, serta rencana kegiatan untuk bulan berikutnya. Selain itu, TA Kabupaten juga menyampaikan informasi terkait program yang perlu diperhatikan oleh para pendamping di lapangan.

Proses rapat berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Para PD dan PLD menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi di desa dampingan selama pelaksanaan kegiatan bulan berjalan. TA Kabupaten kemudian memberikan tanggapan, solusi, serta arahan guna meningkatkan efektivitas pendampingan di desa.


Penulis


I Nyoman Suardika Adi Adnyana, ST

PD. Kec. Mendoyo


Senin, 27 April 2026

“Evaluasi Kinerja Pendamping Desa Triwulan I 2026 di Mendoyo Rampung Tepat Waktu”

Pelaksanaan evaluasi kinerja Pendamping Desa Triwulan I Tahun 2026 telah berjalan dengan baik di Kecamatan Mendoyo. Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Mendoyo telah memfasilitasi tata cara penilaian melalui aplikasi kepada para Kepala Desa dan Camat Mendoyo sebagai pihak penilai dan pengguna layanan. Proses evaluasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas kinerja pendampingan masyarakat desa yang dilaksanakan secara terukur dan akuntabel.

Kegiatan evaluasi kinerja individu ini mengacu pada Keputusan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 294 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pendampingan Masyarakat Desa serta Keputusan Kepala BPSDM Nomor 602 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Operasional Kegiatan (PTOK) Evaluasi Kinerja Individu Tenaga Pendamping Profesional. Seluruh tahapan, mulai dari sosialisasi hingga pengisian penilaian, telah diselesaikan dengan baik, yang ditandai dengan rampungnya proses input penilaian per tanggal 27 April 2026.

Selanjutnya, tahapan evaluasi akan dilanjutkan dengan proses penilaian oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebagai bagian dari verifikasi dan penetapan hasil akhir evaluasi kinerja. Diharapkan melalui rangkaian evaluasi ini, kinerja para Pendamping Desa semakin meningkat dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan.


Penulis

Ni Wayan Eka Weliantari
Pendamping Desa Kecamatan Mendoyo 

Melalui FGD, Desa Pergung Susun Strategi Baru Cegah dan Tangani Stunting

                    Pada hari Senin, tanggal 20 Mei 2026, telah dilaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Desa Pergung. Kegiatan...