JEMBRANA, BALI – Pendamping
Kecamatan Mendoyo menggelar Rapat Koordinasi di Pasar Desa Mendoyo Dauh Tukad,
Senin 31 Agustus 2026. Rakor ini fokus membahas progres capaian program serta
menampung berbagai permasalahan yang dihadapi di masing-masing desa
dampingan.Kegiatan yang dihadiri oleh Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa,
dan Korkab dan Tenaga Ahli Kabupaten Jembrana ini berlangsung di area Pasar
Desa Mendoyo Dauh Tukad. Pemilihan
lokasi di pasar desa sengaja dilakukan agar pendamping juga bisa melihat
langsung aktivitas ekonomi warga dan potensi BUMDes.
Koordinator Pendamping Kecamatan Mendoyo menyampaikan bahwa rakor Bulanan ini menjadi momentum evaluasi bersama. "Tujuan kita satu: memastikan program yang turun ke desa benar-benar dirasakan manfaatnya. Lewat rakor ini kita bedah satu-satu capaian tiap desa, apa yang sudah jalan, apa yang masih jadi hambatan, dan bagaimana solusinya," ujarnya.Dalam sesi pemaparan, masing-masing pendamping melaporkan progres capaian di desa dampingannya. Beberapa poin yang menjadi sorotan antara lain:Capaian Program: Realisasi Dana Desa, penyaluran BLT, program ketahanan pangan, dan penanganan stunting.Administrasi & Pelaporan: Kelengkapan data SDGs Desa, update DTKS, dan keterlambatan input di aplikasi.
Permasalahan di Lapangan: Masih
adanya keterbatasan SDM di tingkat desa, lambatnya proses musyawarah, hingga
kendala pemasaran produk UMKM dan BUMDes.Beberapa pendamping juga menyampaikan
kendala spesifik, seperti infrastruktur jalan usaha tani yang belum memadai di
beberapa desa dan perlunya pelatihan lanjutan bagi pengelola BUMDes agar lebih
mandiri.Menanggapi hal tersebut, Tim Koordinator Kecamatan meminta seluruh pendamping
untuk segera melakukan pendampingan intensif dan berkoordinasi dengan
pemerintah desa serta kecamatan. "Kita tidak boleh menunggu. Jika ada
masalah di desa, segera komunikasikan ke kecamatan. Yang penting ada solusi dan
tindak lanjut nyata. Data harus kita jaga akurasinya karena ini dasar
pengambilan kebijakan ke depan," tegasnya.Rapat ditutup dengan penyusunan
rencana tindak lanjut. Para pendamping sepakat untuk meningkatkan frekuensi
kunjungan, mengawal musdes perencanaan 2027, dan memperkuat sinergi dengan
aparat desa, BPD, serta pelaku UMKM di pasar.Dengan adanya rakor di Pasar Desa
Mendoyo Dauh Tukad ini, diharapkan koordinasi antar pendamping semakin kuat
sehingga target pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di 10 desa se-Kecamatan
Mendoyo dapat tercapai lebih maksimal.
Penulis
Iwan Johni Suara (PLD)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar